Langganan

Ini Tarian Yang Akan Ditampilkan Keraton Solo di FKN 2016

by Irawan Sapto Adhi Jibi Solopos  - Espos.id Solopos  -  Sabtu, 8 Oktober 2016 - 13:40 WIB

ESPOS.ID - Enam abdi dalem latihan menari di Bangsal Semorokoto Keraton Solo, Jumat (7/10/2016) malam. Kegiatan tersebut merupakan latihan terakhir sebelum delegasi berangkat ke Festival Keraton Nusantara (FKN) ke-10 di Kasultanan Kutaringin Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (9/10/2016). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)

Keraton Solo akan mengikuti Festival Keraton Nusantara yang digelar di Pangkalan Bun.

Esposin, SOLO -- Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengirim delegasi yang terdiri atas 50 abdi dalem ke Festival Keraton Nusantara (FKN) 2016 di Kasultanan Kutaringin Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Minggu-Rabu (9-12/10/2016).

Advertisement

Berbagai hal disiapkan untuk mengikuti festival tersebut di antarannya tarian yang akan ditampilkan. Pantauan Espos.id, Jumat (7/10/2016) malam, enam laki-laki berlatih menari di Bangsal Semorokoto Keraton Solo.

Mereka menggerakkan kepala, pinggang, tangan, dan kaki dengan lemah lembut mengikuti iringan musik gamelan. Aksi para abdi dalem Keraton Solo tersebut disaksikan puluhan orang yang berkumpul di tepi bangsal.

Advertisement

Enam laki-laki berkaus serbahitam itu terus menari memeragakan aksi prajurit Kerajaan Bantarangin yang sedang dalam perjalanan menuju Kerajaan Ngurawan. Mereka mendapatkan mandat dari sang raja untuk pergi melamar putri Kerajaan Ngurawan bernama Dewi Kumudaningrat.

Setelah enam penari tampil, muncul dua penari lain di tengah Bangsal Semorokoto. Dua penari laki-laki yang baru muncul itu memerankan sosok Panji Inu Kerapati dan Panji Anom dari Kerajaan Jenggolo.

Advertisement

Kakak beradik tersebut diceritakan sedang bepergian juga menuju Kerajaan Ngurawan untuk melamar sang Dewi Kumudaningrat. Aksi prajurit dari Bantarangin dan dua ksatria dari Jenggolo yang sama-sama akan melamar putri Kerajaran Ngurawan tersebut merupakan segmen sendratari berjudul Ki Lopo Warno yang akan ditampilkan FKN ke-10 di Kasultanan Kutaringin Pangkalan Bun, Senin (10/10/2016).

Itu adalah latihan terakhir sebelum rombongan berangkat ke Kasultanan Kutaringin Pangkalan Bun, Minggu (9/10/2016). Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo, K.P. Winarno Kusumo, mengatakan Keraton Solo mengirim sedikitnya 50 abdi dalem ke FKN tahun ini.

Pakaian Adat

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos.id, Keraton Solo bakal menyuguhkan pakaian adat yang sudah ada sejak dahulu kala namun masih dipakai sampai sekarang dalam peragaan busana nanti di FKN ke-10.

Beberapa pakaian adat yang bakal disajikan antara lain kebaya panjang pisowanan ageng, dodot ngumbar kunco, semekan kancing wingking, putra cothan, putri dodot sabuk wala, dodot klembrehan, dan lain sebagainya.

"Kami menampilkan busana yang menjadi khas dari Keraton Solo. Sedangkan sendratari mengangkat cerita sejarah yang tidak lepas dari Keraton Solo. Saya rasa kerajaan atau kesultanan lain yang turut serta dalam festival juga akan menampilkan ciri khas masing-masing," papar Winarno.

Winarno menceritakan Keraton Solo mendapat dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam hal pembiayaan akomodasi untuk mengikuti FKN. Meski demikian, lembaga Keraton Solo juga mengeluarkan dana untuk latihan hingga pelaksanaan acara. Keraton Solo terlibat dalam FKN sebagai upaya nguri-uri budaya.

Advertisement
Suharsih - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif