Langganan

PENCURIAN BOYOLALI : Minimarket Pengging Disatroni Pencuri, Pelaku Terekam CCTV - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia | Espos.id

by Septhia Ryanthie Jibi Solopos  - Espos.id Solopos  -  Jumat, 28 Maret 2014 - 00:31 WIB

ESPOS.ID - Ilustrasi kamera closed circuit television (CCTV). (Solopos/JIBI/Dok.)

Esposin, BOYOLALI-Sebuah minimarket di Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Kamis (27/3/2014), disatroni kawanan pencuri. Aksi pencurian yang dilakukan dua orang di dalam minimarket tersebut, terekam oleh kamera closed circuit television (CCTV).

Informasi yang dihimpun di Polsek Banyudono, Kamis, dalam rekaman CCTV, kawanan pencuri tersebut mulai beraksi dini hari, sekitar pukul 03.10 WIB.

Advertisement

Awalnya satu orang mendekati minimarket yang berlokasi di sebelah utara Pasar Candi, Pengging itu. Setelah memastikan kondisi aman, orang itu pergi. Ternyata, orang tersebut kembali ke minimarket itu bersama satu orang lainnya.

Sayangnya, wajah dua orang pelaku itu tidak terlihat jelas, lantaran keduanya mengenakan helm dan penutup wajah. Salah satu pelaku kemudian merusak gembok pintu depan. Setelah pintu terbuka, gembok tersebut dimasukkan ke saku pelaku.

Sukses masuk ke dalam toko, keduanya lantas menggasak sejumlah barang di dalam minimarket itu dan uang yang tersimpan dalam laci kasir.

Advertisement

Dari catatan waktu atau timer CCTV, aksi kedua pelaku itu berlangsung sekitar tujuh menit, yakni mulai pukul 03.14 WIB dan mereka keluar pukul 03.20 WIB.

Pagi harinya, saat sejumlah karyawan minimarket hendak membuka toko, mereka mendapati pintu bagian depan sudah terbuka sebagian. Setelah dicek lebih lanjut, ternyata isi toko sudah berantakan.

Bahkan uang senilai Rp200.000 dalam laci kasir juga lenyap. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Mapolsek Banyudono.

Advertisement

Kapolres Boyolali, AKBP Budi Haryanto, melalui Kapolsek Banyudono, AKP Wahidin, membenarkan pihaknya telah mendapatkan laporan tentang kejadian itu.

“Kami langsung terjunkan petugas ke lokasi untuk olah TKP [tempat kejadian perkara]. Saat ini masih dalam lidik,” ungkapnya saat ditemui wartawan, Kamis.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku masuk ke dalam toko melalui pintu depan dengan merusak gembok pintu depan. “Hampir tidak ada kerusakan lainnya,” imbuhnya.

Kawanan pencuri itu mengambil sejumlah barang dagangan dalam toko, antara lain rokok yang masih tersimpan di belakang.

Menurut keterangan dari karyawan, siang hari sebelumnya, toko itu baru mendapat kiriman barang dagangan. Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp8,2 juta, termasuk uang yang dibawa kabur pencuri tersebut.

Advertisement
Rini Yustiningsih - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif