Langganan

Warga Sragen Wetan Meninggal di Kamar, Ketahuan Seusai Jendela Didobrak - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia

by Tri Rahayu  - Espos.id Solopos  -  Sabtu, 21 Mei 2022 - 16:09 WIB

ESPOS.ID - Seorang polisi meminta penjelasan warga tentang kronologi meninggalnya warga di Sarigunan, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen, Sabtu (21/5/2022). (Istimewa/Polsek Sragen Kota)

Esposin, SRAGEN — Seorang warga Sarigunan RT 034/RW 011, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen, Mulyono, 57, ditemukan meninggal di kamarnya, Sabtu (21/5/2022) pukul 10.00 WIB. Laki-laki paruh baya tersebut baru diketahui meninggal dunia setelah warga yang curiga mendobrak jendela kamar korban.

Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama, melalui Kapolsek Sragen Kota, AKP Pitoyo, menerangkan penemuan mayat itu berawal dari kecurigaan dua warga yang mendapati rumah korban dalam kondisi terkunci rapat. Dua warga itu berteriak memanggil korban, namun tidak ada jawaban.

Advertisement

“Kemudian mereka mengintip dari luar jendela dan melihat korban terbaring di tempat tidurnya di dalam kamar. Mereka kembali memanggil-manggil korban, tetapi tidak ada jawaban juga," ujar Pitoyo.

Akhirnya, kedua warga itu membuka paksa jendela kamar korban dan kemudian masuk. Mereka mendapati korban sudah tidak bernapas dan tubuhnya sudah kaku. Mengetahui kondisi itu, mereka melaporkan kejadian itu ketua RT setempat yang diteruskan ke Polsek Sragen Kota.

Baca Juga: Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Bengawan Solo Masaran Sragen

Advertisement

Tak lama, Tim Identifikasi Polres Sragen dan Puskesmas Sragen Kota datang ke lokasi untuk memeriksa korban. Hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban.

“Dari keterangan keluarga, korban mendertita sakit asma. Diketahui pada malam sebelumnya, pukul 20.00 WIB, kedua saksi [warga yang memanggil korban] mengetahui korban mengalami sesak napas kemudian minum obat dan menggunakan alat bantu oksigen. Di dalam kamar itu itu, polisi menemukan obat-obatan dan satu botol oksigen milik korban. Keluarga korban menerima kejadian itu dan dilanjutkan untuk prosesi pemakaman,” jelasnya.

Advertisement
Advertisement
Kaled Hasby Ashshidiqy - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif