Langganan

Satpol PP Solo Tindak Tegas Spanduk Ajakan People Power Maupun Penolakannya - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia

by Wahyu Prakoso  - Espos.id Solopos  -  Rabu, 5 Juli 2023 - 13:40 WIB

ESPOS.ID - Sejumlah anggota Satpol PP Solo mencopoti spanduk yang melanggar aturan terpasang di sejumlah tempat di Kota Solo, Kamis (5/7/2023) pagi. (Istimewa/Satpol PP Solo)

Esposin, SOLO– Pemkot Solo menertibkan puluhan spanduk provokatif yang dipasang di sejumlah titik di Kota Solo, Rabu (5/7/2023) pagi. Spanduk itu ditertibkan karena dipasang di kawasan tertib atau bebas spanduk.

Informasi yang dihimpun Esposin, petugas gabungan melakukan penyisiran di sejumlah kawasan, antara lain di kawasan Alun-alun Utara.

Advertisement

Ada dua jenis spanduk, masing-masing berlogo Megabintang bertulis Rakyat Bertanya Kapan People Power..?

Spanduk kedua ada indikasi menentang spanduk lain. Spanduk itu berwarna merah dan putih. Spanduk itu bertuliskan Kami Warga Soloraya Cinta Damai. Menolak segala bentuk segala  seruan yang mengarah perpecahan bangsa…!

Advertisement

Spanduk kedua ada indikasi menentang spanduk lain. Spanduk itu berwarna merah dan putih. Spanduk itu bertuliskan Kami Warga Soloraya Cinta Damai. Menolak segala bentuk segala  seruan yang mengarah perpecahan bangsa…!

Bahkan kedua jenis spanduk itu ada yang terpasang di titik yang sama. Sementara itu, ada undangan yang beredar di Whatsapp Group  dari Koalisi People Power Indonesia.

Aksi damai People Power Turunkan dan Adili Rezim Korup, Kembalikan Kedaulatan ke Tangan Rakyat rencananya berlangsung di Bundaran Gladag  Solo, Jumat (7/7/2023) pukul 13.00-15.00 WIB. Kepala Satpol PP Solo Arif Darmawan mengatakan Satpol PP Solo melakukan kegiatan rutin penertiban spanduk yang melanggar aturan.

Advertisement

Arif mengatakan penertiban dilakukan karena spanduk dipasang di kawasan tertib dan dipasang di sejumlah pohon. Satpol PP Solo melaporkan ada 30-an spanduk yang dicopot dan dilaporkan ke Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Arif, semakin mendekati Pemilu semakin banyak pemasangan spanduk yang melanggar regulasi. Spanduk itu dipasang pada waktu malam.

“Silakan kalau mau pasang hubungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Solo atau Badan Pendapatan Daerah Kota Solo,” ujarnya.

Advertisement

Arif mengatakan Satpol PP Kota Solo akan menurunkan spanduk atau baliho yang melanggar aturan.

Advertisement
Ahmad Mufid Aryono - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif