Langganan

Petani di Selo Boyolali Gembira, Harga Cabai Tutup Modal Tanam - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia

by Nimatul Faizah  - Espos.id Solopos  -  Rabu, 21 September 2022 - 08:42 WIB

ESPOS.ID - Petani cabai di Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Sujimin, 45, saat memanen cabai keriting merah di lahannya, Selasa (21/9/2022). (Solopos/Ni’matul Faizah)

Esposin, BOYOLALI--Petani cabai di Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali bergembira karena harga cabai sedang bagus pada Selasa (20/9/2022). Bagusnya harga cabai membuat mereka bisa menutup modal tanam.

Salah satu petani di Desa Suroteleng, Mulyani, 45, mengatakan harga cabai keriting merah di tingkat petani Rp45.000 per kilogramnya.

Advertisement

"Kemarin sempat itu [harga keriting merah] Rp70.000 per kilogram. Itu sudah sekitar sebulan yang lalu, sekarang harganya Rp45.000 per kilogram," jelasnya kepada Esposin, Selasa.

Walaupun harga cabai turun, Mulyani mengaku harga tersebut sudah menutup modal tanamnya. Ia menyebutkan modal tanamnya sekitar Rp1 juta untuk 650 batang pohon cabai yang ia tanam.

Advertisement

Walaupun harga cabai turun, Mulyani mengaku harga tersebut sudah menutup modal tanamnya. Ia menyebutkan modal tanamnya sekitar Rp1 juta untuk 650 batang pohon cabai yang ia tanam.

Dari 650 batang pohon cabai, ia mampu memanen 60 kilogram hingga 100 kilogram setiap tiga kali sehari.

Baca Juga: Memprihatinkan! Harga Tomat di Selo Boyolali Merosot Tajam, Hanya Rp750/Kg

Advertisement

Sementara itu, petani lain di desa yang sama, Sujimin, 45, merasa bersyukur karena hasil panen cabai di ladangnya bagus dan mendapakan harga yang bagus.

Sujimin menyebutkan harga cabai rawit merah di tingkat petani Rp45.000 per kilogram. Harga tersebut, ungkap dia, turun dari Rp70.000 per kilogram pada sebulan yang lalu.

"Saya di sini menanam 600 batang, panennya bisa 40 kilogram sampai 70 kilogram," jelasnya.

Advertisement

Untuk biaya modal perawatan, obat-obatan, pupuk, dan tenaga, Sujimin menjelaskan habis sekitar Rp1,5 juta untuk 600 batang pohon cabainya.

Baca Juga: Daftar Stok Pangan Boyolali: Kedelai dan Migor Defisit, Telur dan Cabai Surplus

Dalam sebulan, ia mengatakan bisa memanem cabai 10 hingga 15 kali. Ia pum langsung menjualnya ke pedagang yang berada di Pasar Sayur Cepogo.

Advertisement

"Alhamdulillah sekali, sebagai petani cabai, saya sangat bersyukur dengan hasil panen dan harga sekarang. Semoga seperti ini terus," kata dia.

Advertisement
Ahmad Mufid Aryono - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif