Langganan

Bank BJB Hijaukan Solo dengan 500 Pot Tanaman di Jl Adisucipto dan Jl A Yani - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia

by Wahyu Prakoso  - Espos.id Solopos  -  Selasa, 25 Juni 2024 - 14:52 WIB

ESPOS.ID - Pemimpin bjb Cabang Surakarta, Einz R. Ohndy, menyerahkan aset pot tanaman kepada Sekda Solo Budi Murtono di Balai Kota Solo, Selasa (25/6/2024). (Solopos.com/Wahyu Prakoso)

Esposin, SOLO--PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) menghijaukan Jl Adisucipto sampai Jl A Yani, Solo dengan 500 pot dan tanaman. Pemkot Solo membutuhkan kolaborasi dari semua pemangku kepentingan untuk menyediakan ruang terbuka hijau.

Pantauan Esposin di Balai Kota Solo, Selasa (25/6/2024), Pemimpin Cabang bjb Surakarta , Einz R. Ohndy, menyerahkan aset pot dan tanaman kepada Sekda Solo Budi Murtono.

Advertisement

Hadir mendampingi Sekda Solo dalam penyerahan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan/CSR bjb kepada Pemkot Solo, antara lain Sekretaris DLH Kota Solo Urip Djatmiko dan Plt Kepala Bagian Perekonomian Setda Solo Sulistiarini.

Einz menjelaskan bjb telah memasang pot berwarna hitam di sepanjang Jl Adisucipto sampai Jl A Yani, Solo. Upaya itu untuk mendukung program Pemkot Solo menjadikan Solo semakin asri dengan ruang terbuka hijau (RTH).

Advertisement

Einz menjelaskan bjb telah memasang pot berwarna hitam di sepanjang Jl Adisucipto sampai Jl A Yani, Solo. Upaya itu untuk mendukung program Pemkot Solo menjadikan Solo semakin asri dengan ruang terbuka hijau (RTH).

“Sekarang itu musim cinta lingkungan hidup, bjb salah satu bank yang beroperasi di Kota Solo mendukung gerakan penghijauan sehingga ruang terbuka hijau bisa dinikmati warga Solo maupun para pendatang,” jelas dia kepada Esposin.

Menurut dia, program kota hijau yang digagas Pemkot Solo harus didukung semua pemangku kepentingan termasuk bjb. Bjb hadir tidak hanya berbisnis namun memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Advertisement

“Kami masih memiliki PR dalam pemenuhan ruang terbuka hijau. Ruang terbuka hijau di Kota Solo masih kurang,” ungkap dia.

Menurut dia, sesuai regulasi ruang terbuka hijau minimal 30 persen dari luas wilayah secara keseluruhan. Pemkot Solo terkendala dengan jumlah lahan yang tersedia terbatas atau habis.

“Beberapa lahan privat kami pinjam pakai, lahan yang terbengkalai kami bicarakan dengan pemiliknya, kami amankan boleh atau tidak dibangun taman. Apabila mendapatkan izin, DLH Kota Solo membuat taman yang bagus,” papar dia.

Advertisement

BM mengatakan upaya kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan dalam memenuhi ruang terbuka hijau di Kota Solo penting. Dia berharap bjb membantu program Pemkot Solo secara berkelanjutan.

Advertisement
Ahmad Mufid Aryono - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif