Langganan

HUT Ke-283 Wonogiri, Wabup Setyo Sukarno Sebut Kemiskinan Masih Jadi PR Besar - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia

by Muhammad Diky Praditia  - Espos.id Solopos  -  Senin, 20 Mei 2024 - 14:56 WIB

ESPOS.ID - Regu drumben menampilkan atraksi pada upacara peringatan HUT Ke-283 Kabupaten Wonogiri di Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Senin (20/5/2024). (Solopos/Muhammad Diky Praditia)

Esposin, WONOGIRI -- Perayaan hari ulang tahun atau HUT ke-283 Kabupaten Wonogiri tidak seperti biasanya. Pemkab Wonogiri tidak menggelar perayaan secara meriah seperti tahun-tahun sebelumnya, melainkan hanya upacara peringatan di Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Senin (20/5/2024).

Upacara peringatan HUT ke-283 itu dipimpin Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan diikuti pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Wonogiri. Peserta upacara terdiri atas para aparatur sipil negara (ASN), personel TNI-Polri, karyawan badan usaha milik daerah (BUMD), dan anak-anak sekolah.

Advertisement

Setyo Sukarno mengatakan pada HUT ke-283 Kabupaten Wonogiri, masih ada sejumlah tantangan atau pekerjaan rumah (PR) besar Pemkab Wonogiri, salah satunya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, angka kemiskinan Wonogiri masih 10,94%. Pemkab masih berupaya menekan angka itu menjadi satu digit angka atau di bawah 10%.

Menurut dia, dalam mewujudkan itu, Pemkab Wonogiri terkendala terbatasnya anggaran. Kolaborasi dengan pemerintahan yang lebih tinggi menjadi salah satu cara agar cita-cita pengentasan warga dari kemiskinan ini bisa terwujud.

Advertisement

Menurut dia, dalam mewujudkan itu, Pemkab Wonogiri terkendala terbatasnya anggaran. Kolaborasi dengan pemerintahan yang lebih tinggi menjadi salah satu cara agar cita-cita pengentasan warga dari kemiskinan ini bisa terwujud.

“Minimnya anggaran tentu akan sedikit terkontraksi dalam penanganan kemiskinan ini,” kata Setyo kepada wartawan di Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Senin.

Ihwal perayaan HUT ke-283 Kabupaten Wonogiri hanya sebatas upacara, Setyo menyebut hal itu karena menyesuaikan kondisi masyarakat Wonogiri saat ini. Menurutnya, banyak warga Wonogiri tengah mengalami masa-masa sulit dalam urusan ekonomi akibat berbagai hal.

Advertisement

Dengan kondisi itu, Pemkab tidak ingin HUT ke-283 Kabupaten Wonogiri dirayakan secara besar-besaran seperti menggelar konser musik malah ditafsirkan berbeda oleh sejumlah pihak. Bupati yang akrab disapa Jekek itu mengatakan seusai Pemilu 2024, Pemkab Wonogiri ingin melakukan cooling system atau pendinginan situasi.

Dengan begitu diharapkan kondusivitas akan tetap terjaga selama masa Pemilu 2024 hingga nanti Pilkada 2024 pada November. Di samping itu, lanjut dia, anggaran yang biasanya untuk perayaan akbar hari jadi Kabupaten Wonogiri, untuk tahun ini digeser untuk program-program prioritas pemerintah kabupaten.

Program itu misalnya peningkatan infrastruktur jalan kabupaten, revitalisasi Lapangan Pringgodani, dan sejumlah program prioritas lain yang belum mencapai target. Dia menambahkan kondisi sosial ekonomi masyarakat Wonogiri pada saat ini pun berbeda dibanding tahun-tahun lalu.

Advertisement

Tahun ini banyak warga Wonogiri yang mayoritas bekerja sebagai petani terdampak fenomena El Nino. Hasil panen pertanian mereka tidak optimal bahkan tidak sedikit yang gagal. ”Dalam keadaan seperti ini, menurut kami tidak etis, kurang pas kalau kami malah mengadakan kegiatan ramai-ramai untuk HUT,” ucap dia.

Catatan Esposin, pada perayaan HUT-282 Kabupaten Wonogiri tahun lalu, Pemkab Wonogiri mengadakan festival hari jadi. Rangkaian acara hari jadi itu digelar lebih dari dua pekan. Pada saat itu beberapa acara yang dilaksanakan antara lain Wonogiri Expo, turnamen voli, lomba e-sport, pengajian akbar, hingga konser musik grup band Noah.

Advertisement
Suharsih - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif